Gelombang

Posted: November 5, 2012 in IPA, Pendidikan, Tugas Kuliah
Tag:

Gelombang adalah gangguan yang menjalar. Gerak gelombang selalu dipandang sebagai perpindahan (transfer energi) dan momentum atau perpindahan getaran dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam perpindahannya, gelombang ada yang memerlukan medium (disebut gelombang mekanik), sedangkan dalam arah perambatannya, ada gelombang yang arahnya tegak lurus arah getar (disebut gelombang transversal) dan ada yang arah rambatannya sejajar dengan arah getar (disebut gelombang longitudinal).

Cahaya adalah contoh gelombang elektromagnetik. Sinar cahaya adalah gelombang cahaya yang merambat dalam satu garis lurus. Sekumpulan sinar cahaya disebut berkas cahaya. Cermin adalah benda yang dapat memantulkan cahaya. Setiap pemantulan cahaya tunduk pada hukum pemantulan cahaya, yaitu:

  1. Sinar datang, garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar, dan
  2. Sudut datang sama dengan sudut pantul.

Pada cermin datar bayangan selalu bersifat maya, tegak dengan ukuran sama besar dengan ukuran bendanya. Cermin cembung menghasilkan bayangan maya, tegak dan diperkecil. Sedangkan bayangan pada cermin cekung dapat bersifat nyata ataupun maya, begitupun ukuran bayangannya dapat tegak atau terbalik, diperbesar, sama ataupun diperkecil bergantung kedudukannya di depan cermin.

Selain dapat dipantulkan, cahaya juga dapat dibiaskan (dibelokkan). Cahaya mengalami pembiasan saat melewati bidang batas dua medium yang berbeda kerapatannya (indeks biasnya). Selain itu pembiasan cahaya juga menyebabkan penglihatan kita terhadap suatu objek menjadi tidak sesuai dengan sebenarnya.

Mata manusia mempunyai keterbatasan ketika melihat benda yang sangat kecil, benda langit seperti bulan, matahari, dan bitang yang sangat jauh. Oleh karena itu manusia menciptakan alat bantu berupa alat optik.

Visualisasi manusia yang memiliki mata normal (emotrop) biasanya menmiliki titik dekat 25cm dan titik jauh tak terhingga, tanpa bantuan kacamata. Namun ada kemungkinan mata manusia mengalami ketidaknormalan penglihatan (visual), sehingga kemampuan visualnya menjadi terbatas. Artinya manusia tersebut mengalami gangguan visual. Misal miop, hipermetrop, presbiop, dan astigmatima.

Di samping cahaya, bunyi juga merupakan gelombang. Ia termasuk gelombang mekanik-longitudinal. Bunyi yang dapat didengar dikenal dengan istilah suara, yang sebenarnya gelombang bunyi pada rentang frekuensi 20Hz-20.000Hz. Meskipun frekuensinya sama bunyi dapat terdengar berbeda warnanya. Seperti juga dengan gelombang lainnya bunyi dapat merambat lurus, dipantulkan, dibelokkan, dan beresonansi. Pemantulan bunyi dapat menyebabkan  gema dan gaung.

Iklan
Komentar
  1. roni berkata:

    pak guru….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s