Penilaian Pada Guru – guru IPS Dalam Mengajarkan Dan Mengembangkan Pembelajaran IPS

Posted: November 2, 2012 in Pendidikan, Tugas Kuliah
Tag:

Oleh:

Rian Yoki Hermawan

Pendahuluan

Proses belajar mengajar mempunyai makna dan pengertian yang lebih luas daripada pengertian mengajar, karena didalamnya tersirat satu kesatuan kegiatan yang tidak terpisahkan antara siswa yang belajar dan guru yang mengajar, yang terjalin dalam bentuk interaksi edukatif. Peran guru dalam pembelajaran IPS mempunyai hubungan erat dengan cara mengaktifkan siswa dalam belajar, terutama dalam proses pengembangan keterampilannya.

Menurut balen ( 1993 ), pengembangan keterampilan tersebut yang harus diimiliki oleh siswa adalah keterampilan berpikir, keterampikan social dan keterampilan praktis. Ketereampilan berpikir dikembangkan untuk melatih siswa berpikir logis dan sistematis melalui proses belajar mengajar dengan model pengembangan berpikir kritis, keterampilan social dan praktis melalui dialog kreatif. Ketiga keterampilan tersebut dapat dikembangkan dalam situasi belajar mengajar yang interaktif antara guru dengan siswa dan siswa denagn siswa.   Dalam hal ini guru yang merupakan bagian dari komponen pembelajaran funsinya adalah sebagai fasilitator, motivator, dan tenaga pendidik.

Menurut Undang-undang RI nomor 20 Tahun 2003, Tenaga Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Mengingat peran yang diembannya, pendidik berkewajiaban menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis. Ia mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan, memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

ISI

Guru merupakan kunci keberhasilan peningkatan mutu pembelajaran IPS di kelas. Sebagai manajer kelas, guru harus mempromosikan fasilitas belajar bagi para siswa. Sebagai motivator, guru harus mampu menjadi mendorong dan menyemangati siswanya dalam belajar dan mengubah sikap siswa yang kurang termotivasi.

Tugas utama guru adalah menciptakan suasana di dalam kelas agar tejadi interaksi belajar mengajar yang dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan bersungguh – sungguh.

Dalam hubungannya dengan nilai dalam pendidikan IPS, seorang guru harus mendorong anak untuk aktif bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku. Guru perlu memotivasi anak untuk memiliki sikap yang baik. Sangatah penting bagi seorang guru mendorong anak untuk memiliki sikap yang baik, karena dengan menciptakan pengalaman-pengalaman di dalam kelas siswa diharapkan akan melakukan perbuatan yang baik dalam kegidupan sehari-harinya.

Penilaian guru mata pelajaran IPS memberikan hasil yang berbeda – beda hal ini terjadi karena adanya perbedaan karakter guru IPS. Hal ini dapat terjadi dari bagaimana cara guru mengajarkan dan mengembangkan IPS.

Penilaian guru mata pelajaran IPS dapat ditentukan, yaitu antara lain :

  1. guru dapat menggunakan media sebagai sumber pembelajaran
  2. guru dapat menggunakan kelas sebagai sumber belajar
  3. guru dapat menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar

–          memiliki kesesuaian dengan pokok bahasan GHBPP

–          menarik perhatian dan menumbuhkan minat siswa

–          terdapat ditengah – tengah masyarakat

–          dapat mengembangkan keterampilan siswa dalam memproses dan mengolah informasi

–          berhubungan erat deengan lingkungan siswa

–          dapat mengembangkan pengalaman dan pengetahuan siswa.
Kesimpulan

Guru merupakan kunci keberhasilan peningkatan mutu pembelajaran IPS di kelas. Sebagai manajer kelas, guru harus mempromosikan fasilitas belajar bagi para siswa. Sebagai motivator, guru harus mampu menjadi mendorong dan menyemangati siswanya dalam belajar dan mengubah sikap siswa yang kurang termotivasi.

Penilaian guru mata pelajaran IPS memberikan hasil yang berbeda – beda karena adanya perbedaan karakter guru IPS. Penilaian terhadap guru IPS akan berbeda – beda dari bagaimana cara guru mengajarkan dan mengembangkan IPS.

Guru harus mampu mengembangkan pembelajaran IPS sehingga nantinya tidak ada lagi pandangan – pandangan miring mengenai mata pelajaran IPS. Dan diharapkan nantinya para siswa tidak akan enggan dan merasa bosan lagi dalam mengikuti pelajaran IPS. Karena guru menggunakan metode yang tepat dalam memberikan materi ajar.

 

Daftar Pustaka

winataputra, udin. 2002. materi pembelajaran IPS sd. Jakarta. Universitas Terbuka

artikel Bambang HP. Isu dan penentuan strategi pembelajaran IPS di sekolah.

Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan FIP – UPI. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung. PT Imperial Bhakti Utama

Handoyo, Budi dkk. 2004. Pendidikan IPS SD Terpadu. Malang. Geo Spektrum Press

http://portal2.lpmpkalsel.org/index.php?option=com_content&view=article&id=6:pipssd&catid=8:catipop&Itemid=7

Iklan
Komentar
  1. Idebenone berkata:

    Program ini berisi gambaran tentang seorang guru IPS di SMP yang kebingungan karena siswanya tidak ada yang dapat menjawab pertanyaannya yang diberikan, terutama yang berkenaan dengan peristiwa sejarah. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah bagaimana mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan media chart berantai, yaitu siswa terlibat dalam menjelaskan suatu peristiwa sejarah menggunakan media chart berantai dan siswa mendemonstrasikannya. Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Bagaimana cara Anda mengatasinya? Ayo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar Anda mengenai masalah tersebut!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s